Bebaskan Diri dari Emotional Hijacking
Emotional hijacking,
atau secara umum kita kenal sebagai Mental Block, adalah salah satu bentuk hambatan dalam diri yang
menahan potensi kita sehingga tidak bisa keluar 100%.
Secara
khusus, hambatan dalam diri itu, ternyata banyak dipengaruhi oleh sisi
emosional kita yang cenderung sangat mudah dibangkitkan kembali apabila ada
hal-hal sensitif yang memicu.
Percaya
ngga percaya, kalau pernah jatuh naik sepeda di masa kecil, maka kita cenderung
merasa kapok untuk coba belajar naik motor. Atau, kalau bukan kita yang kapok,
orang tua kita melarang kita naik motor, dan tidak menyetujui ketika kita
berusaha belajar naik motor. Naik aja, lho. Belum mengendarai.
Ini
contoh simpelnya. Masih ingat soal empat area kesadaran kemarin?
Maka, emotional hijacking ini memainkan peranannya di area no.2, yakni “mundus
imaginabilis”. Ada sisi emosi yang pernah mengalami hal yang tidak enak,
sehingga imajinasi Anda mendadak terbayangkan sesuatu yang tidak enak begitu
Anda ditawari hal-hal baru.
Nah,
untuk membangkitkan Unlimited
Intelligence, yakni seperti di postingan sebelumnya,
hal pertama yang harus kita lakukan adalah membebaskan diri dari prasangka.
Prasangka inilah bentuk kecil dari emotional hijacking.
Ketika Anda mampu mengatasi emotional hijacking, makaunlimited
intelligence Anda secara otomatis akan dibangkitkan, seiring dengan
makin terbukanya area 3 “Mundus Intellectualis”.
Seolah-olah
Anda mendapatkan ide yang muncul tiba-tiba.. ketika menemui jalan buntu,
kemudian “snap!” jalan keluar itu terpikir seperti mendapat pencerahan. Inilah unlimited intelligence yang sesungguhnya.
Seperti
yang saya janjikan, ada cara dari Pak Faiz (founder SEFT), yakni disebut
sebagai LoGOS* Relaxation, untuk menghilangkan emotional hijacking secara sederhana. Teknik ini saya kombinasikan dengan Astral Projection yang one
point view, salah satu teknik hipnoterapi untuk
menggali emosi masa lalu yang mungkin masih tersimpan.
Tahap Persiapan:
- Satu syarat untuk melatih LoGOS Relaxation ini
adalah dalam suasana tenang. Jika sudah terbiasa, maka Anda bisa
menggunakannya kapanpun Anda mau, di tempat ramai sekalipun.
- Anda boleh menyiapkan musik, wangi-wangian, atau
apapun yang bisa menyamankan Anda.
- Atur posisi badan seenak mungkin, boleh duduk
bersila, atau duduk tegak, atau seperti apapun asal duduk.
- Siapkan satu lembar kertas dan satu alat tulis.
- Siapkan juga air minum untuk Anda (sebaiknya air
putih, karena rasanya netral).
Tahap Tune In:
- Silakan minum terlebih dahulu.
- Atur napas, rasakan, dan biarkan dalam frekuensi
biasa—tidak terlalu cepat, juga tidak terlalu lambat.
- Bayangkan
ada seberkas cahaya putih yang masuk melalui ubun-ubun setiap kali Anda
menarik napas..
- Dan cahaya
putih itu mengalir ke semua bagian tubuh, dimulai dengan dada, perut, tangan, kaki, pada akhirnya seluruh tubuh
dibanjiri cahaya putih..
- Rasakan prosesnya perlahan-lahan, rasakan
kehangatan cahaya putih itu merambati dari ubun-ubun, kepala bagian depan
dan belakang, tengkuk, seluruh dada dan perut, punggung, kedua tangan,
hingga kaki..
- Setiap kali tarik napas, Anda merasakan
kehangatan cahaya putih itu membuat Anda semakin nyaman, semakin relaks..
- Nikmati napas Anda selama mungkin, dan nikmati
kehangatan cahaya putih membanjiri seluruh tubuh Anda..
- Kapanpun Anda siap, silakan tarik napas panjang…
lalu tahan empat hitungan.. - Rasakan
cahaya putih ini memenuhi seluruh paru-paru Anda, lalu hembuskan
perlahan-lahan dan ucapkan “Alhamdulillaaahh..” (selain muslim bisa
disesuaikan)
- Atur napas kembali.. Kapanpun Anda siap, kita
lakukan sekali lagi.. tarik napas panjaang… tahan empat hitungan.. buang
perlahan-lahan dan ucapkan “Alhamdulillaaaah..”
Tahap Astral Projection:
- Rasakan betapa nikmatnya napas Anda.. betapa
hangatnya cahaya putih yang membanjiri seluruh tubuh Anda..
- Setiap
kali menarik napas, cahaya putih masuk melalui ubun-ubun.. Dan setiap kali
membuang napas, kehangatan cahaya putih membanjiri seluruh tubuh Anda..
- Bayangkan sekarang Anda berada di tempat yang
nyaman, yang Anda suka, dimana Anda bisa melihat langit luas.. dimana Anda
bisa melihat matahari dengan cahayanya yang lembut..
- Tempat dimana hanya Anda dan Tuhan yang tahu.
Tempat yang nyaman, yang sekali lagi hanya Anda dan Tuhan yang tahu.
- Perjelas setiap apapun yang Anda lihat di sana.
Perjelas setiap detilnya, buat warnanya semakin terang..
- Kalau
perlu, Anda boleh tersenyum untuk mensyukuri kenyamanan yang luar biasa
ini.. Dimana pun Anda berada sekarang, adalah tempat yang hanya Anda dan
Tuhan yang tahu..
- Kapanpun Anda siap, silakan tarik napas panjang,
tahan empat hitungan, biarkan cahaya putih memenuhi paru-paru Anda, lalu
buang perlahan-lahan dan ucapkan “Alhamdulillaaaah..”
- Atur kembali napas Anda..
- Kapanpun
Anda siap, silakan berjalan mundur ke belakang, dan rasakan banyak
kilatan-kilatan cahaya yang melewati Anda..
- Kilatan cahaya itu adalah gambaran-gambaran
peristiwa di masa lalu..
- Biarkan mengalir, biarkan mengalir, biarkan
kilatan-kilatan kejadian itu melewati Anda.. dan teruslah berjalan
mundur.. dan terus mundur.. sampai Anda tak bisa lagi berjalan mundur..
- Ketika Anda sudah tidak lagi dapat berjalan
mundur, silakan tarik napas panjang.. tahan empat hitungan.. lalu buang
perlahan-lahan ucapkan “Alhamdulillaaaahh..”
- Kapanpun,
Anda siap, silakan berjalan maju kembali, sambil membawa kilatan kejadian itu
seperti lukisan-lukisan yang bertumpuk-tumpuk..
- Teruslah berjalan ke depan.. Sampai Anda kembali
di tempat awal, tempat di mana Anda merasa nyaman dan tenang.. Dimana Anda
bisa melihat langit luas.. tempat di mana hanya Anda dan Tuhan yang tahu..
- Satu demi satu lukisan tadi silakan diletakkan di
atas tanah, satu demi satu..
- Kapanpun Anda siap, silakan tarik napas panjang..
tahan empat hitungan, lalu buang napas dan ucapkan “Alhamdulillaaaahh..”
- Sekarang, atur napasnya kembali..
- Dan kapanpun Anda siap, silakan buka matanya, dan
Anda kembali bersama saya di ruangan ini..

Tahap Dig In Process:
- Silakan tuliskan satu demi satu peristiwa yang terbayang oleh Anda.. apapun peristiwa itu, sedih maupun senang, bahagia maupun luka, suka maupun duka, silakan dituliskan
- Tipsnya, tuliskan dulu peristiwa apapun yang
terbayang oleh Anda, lalu pindahkan seperti ini:
|
Peristiwa
|
Emosi
|
Siapa yang terlibat
|
Sebab
|
|
diserempet becak
|
marah
|
tukang becak,
|
saya gak salah kok disrempet
|
|
kecewa
|
orang di pinggir jalan
|
saya jatuh kok dibikin tontonan
|
|
|
mangkel
|
tukang tambal ban
|
gara2 gak bener nambalnya, sekarang bocor lagi,
akibatnya saya diserempet becak
|
|
|
malu
|
orang di pinggir jalan
|
ganteng kayak saya gini kok diketawain
|
- Satu kejadian boleh lebih dari satu emosi, dan
mungkin juga melibatkan banyak hal. Boleh juga jika Anda menuliskan lebih
dari satu nama orang untuk emosi yang berbeda (perhatikan contoh yang saya
berikan).
- Santai saja, ambil waktu selama mungkin
untuk bikin tabel semacam ini, karena menulis seperti ini juga bagian dari
terapi.
- “Mas, boleh kah diketik?” Tidak boleh. Tulis saja
pakai tangan. Biarkan tanganmu menari, dan biarkan emosimu mengalir
keluar. Tidak perlu bagus tulisannya, biarkan mengalir, biarkan mengalir,
percayakan pada intuisi Anda.
Setelah
itu, Anda bisa memilih tiga teknik Self-Therapy berikut untuk membebaskan diri
dari emotional
hijacking yang telah Anda tuliskan di atas..
1. Switch Therapy
Teknik
ini adalah favorit saya. Lebih mudah diterapkan, lebih efisien dan efektif,
serta klien cenderung lebih mudah tersugesti karena menggunakan induksi
hipnosis yang lembut.
Langkah-langkahnya:
- Pertama-tama saya ingin bertanya, “Siapakah tokoh
idola Anda? Jika Anda berkesempatan bertemu beliau, bagaimana rasanya?”
Atau, Anda juga bisa membayangkan, “Apa kenikmatan terbesar yang pernah Anda alami di masa lalu? Bagaimana rasanya?”
–Nah, mari kita sebut kondisi ini sebagai “Kondisi Bahagia yang Patut Anda Syukuri.” - Posisikan duduk senyaman mungkin, usahakan
punggung bersandar. Atur napasnya sesantai mungkin.
- Letakkan kedua tangan di atas paha, telapak
tangan menghadap ke atas.
- Pejamkan mata. Lakukan LoGOS Relaxation.
Tarik napas dalam-bayangkan secercah cahaya putih masuk melalui ubun-ubun.. Tahan napas empat detik-rasakan kehangatan cahaya putih memenuhi paru-paru.. Buang napas perlahan dan ucapkan “Alhamdulillaaah..”-maka seluruh cahaya putih mewarnai kedua tangan dan kaki hingga ke seluruh tubuh.. - Sambil tetap memejamkan mata..
Lihatlah kejadian yang telah Anda tulis di tangan kiri. Biarkan emosi negatif Anda mengalir ke tangan kiri. Ibarat seperti menonton acara televisi, maka sekarang ini Anda sedang menonton hal-hal yang memicu emosi negatif di tangan kiri Anda. - Sambil tetap memejamkan mata..
Kita beralih ke tangan kanan. Lihatlah hal-hal yang Anda syukuri, hal-hal yang kita sebut sebagai “Kondisi Bahagia yang Patut Anda Syukuri.” Melihat tangan kanan Anda, sangat menyenangkan, bukan? Sekali lagi, ibarat menonton film, maka Anda sekarang sedang menonton film kemenangan Anda sendiri di tangan kanan Anda. - Sambil tetap memejamkan mata..
Silakan menoleh ke arah kiri. Berilah merk televisi itu sejelek mungkin—mungkin televisi jaman baheula—dengan gambar hitam putih, banyak semutnya. Sekarang perlahan-lahan matikan televisinya, lalu perkecil ukuran televisinya sampai seukuran butiran pasir.. semakin kecil.. semakin kecil.. pada akhirnya meledak seperti debu..buz! Lalu buang sejauh-jauhnya.. - Sambil tetap memejamkan mata..
Silakan menoleh ke arah kanan. Acara kemenangan Anda sedang berlangsung. Berilah merk televisi ini semahal mungkin, semewah mungkin. Setiap warna di dalamnya, entah mengapa semakin terang dan jelas. Televisi ini, silakan diberi bingkai seindah-indahnya, dengan warna kesukaan Anda saat ini. Sudut-sudut televisi itu, semakin membesar, maka semakin membesar pula gambar di dalamnya, semakin besar.. hingga melingkupi seluruh tubuh Anda. Secara otomatis, Anda terlibat langsung di dalamnya.. Menikmati kemenangan, dan kapanpun Anda butuhkan, Anda dapat bersikap terbaik seperti halnya dahulu yang pernah merasa bahagia dan gembira akan sesuatu hal.. - Silakan tarik napas dalam.. hembuskan perlahan..
Kemudian lakukan LoGOS Relaxation..
Tarik napas dalam-bayangkan secercah cahaya putih masuk melalui ubun-ubun.. Tahan napas empat detik-rasakan kehangatan cahaya putih memenuhi paru-paru.. Buang napas perlahan dan ucapkan “Alhamdulillaaah..”-maka seluruh cahaya putih mewarnai kedua tangan dan kaki hingga ke seluruh tubuh..
Nikmati kemenangan Anda ini berulang-ulang, karena Anda berhak mengalaminya juga di masa ini.. - Kapanpun Anda siap, silakan buka matanya, dan
Anda kembali bersama saya di ruangan ini.
Bagaimana rasanya?
Note:
biasanya, setiap kali mengatakan kanan-kiri, maka saya juga menyentuh lengan
kanan atau kirinya. Hal ini dapat membantu klien untuk fokus pada “acara
televisi” yang sedang dia bayangkan.
Anda
bisa juga bereksperimen dengan mencoba-coba imajinasi lain yang sekreatif
mungkin, asal maksud sugestinya sama. Yakni: tangan kiri-emosi
negatif-dibikin hitam putih-dikecilkan dan dimatikan. Tangan kanan-perasaan positif-dibikin makin berwarna-dibesarkan
dan dikuatkan memorinya.
Mudah,
kan?
2. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT)
SEFT
adalah pengembangan dari EFT yang disebarluaskan oleh Gary Craig setelah dia
mengembangkan TFT dari penemunya, dr. Roger Callahan. EFT berpusat pada sugesti
diri, menonjolkan sisi “inner
stregth”, bahwa kita bisa menaklukkan segala
hambatan diri selama kita yakin.
SEFT,
oleh foundernya yakni Ahmad Faiz Zainuddin, lebih mudah diaplikasikan karena
menyandarkan diri pada kekuatan Yang Maha Tak Terbatas. Jika EFT menonjolkan
sisi motivasinya, atau self-centered, maka SEFT menonjolkan sisi inspirasinya,
atau God-centered.
Bahwa
segala sesuatu terjadi adalah dengan sepengetahuanNya, dan ketika dia memberi
kita cobaan, maka sebenarnya cobaan itu tak akan melebihi batas kemampuan kita.
Ikhlaskan, pasrahkan kepadaNya, maka hati menjadi tenang.
Langkah-langkahnya
(sebaiknya sambil memejamkan mata):
- Set Up
Yang merupakan kalimat sugesti diri. Contohnya, “Ya Allah, meskipun saya merasa malu karena diketawain orang setelah diserempet becak, tapi saya ikhlas, saya pasrah, saya serahkan kelancaran urusan saya kepadaMu..”
Atau bisa juga, “Ya Allah, meskipun payudara saya sakit karena kanker, padahal saya sangat ingin sekali sembuh, saya pasrah, saya ikhlas, saya serahkan kesembuhan saya kepadaMu..”
Mengucap kalimat Set Up ini sambil menggosok “sore spot” (lihat gambar). Juga sambil merasakan sakitnya atau rasa malunya.
Sebaiknya, satu putaran SEFT hanya untuk satu emosi atau satu rasa sakit, supaya fokus dan terasa hasilnya. - Tune In
Letakkan kedua tangan di atas paha, telapak tangan menghadap ke atas.. Rasakan sakitnya, atau rasakan emosi negatifnya, sambil ucapkan “Ya Allah, saya ikhlas, saya pasrah..” - Tapping
Lakukan tapping (mengetuk dengan lembut) di titik-titik meridian (seperti tampak pada gambar) sampai titik terakhir. Lalu lakukan LoGOS Relaxation..
Tarik napas dalam-bayangkan secercah cahaya putih masuk melalui ubun-ubun.. Tahan napas empat detik-rasakan kehangatan cahaya putih memenuhi paru-paru.. Buang napas perlahan sambil bayangkan semua beban Anda terbuang.. dan ucapkan “Alhamdulillaaah..”-maka seluruh cahaya putih mewarnai kedua tangan dan kaki hingga ke seluruh tubuh..
Note:
faktor penentu keberhasilan SEFT bukan pada tiga langkah ini, melainkan pada
lima kondisi hati, yakni: Ikhlas, Pasrah, Khusyu, Yakin, dan Syukur..
Bagaimana
mencapai lima kondisi hati ini? Silakan simak di training SEFT saya
selanjutnya. Info bisa dilihat di sini.. >>klik!<<
3. The Therapeutic Power of Writing
Dr.
James W. Pennebaker, seorang profesor psikologi klinis mencetus eksperimen
menulis ini semenjak tahun 1970an. Kini, menulis telah digunakan pada banyak
sentra kesehatan mental sebagai salah satu modalitas terapi.
Saya
sendiri tidak murni menggunakan metode dr. Pennebaker. Karena kadang, seorang
klien justru terhambat akibat kebanyakan mikir. Merasa kesulitan menuliskan
perasaan yang sebenarnya.
Karenanya,
saya kombinasikan dengan Astral
Projection untuk menggali emosi terpendam yang
dimiliki seorang klien. Tujuannya, supaya pada akhirnya mudah untuk
menuliskannya kembali tanpa hambatan yang berarti.
Kelebihan
dari terapi menulis ini adalah Anda dapat menuliskan apa saja yang Anda mau,
sebebas-bebasnya, tanpa memedulikan tata bahasa dan EYDnya. Mau melompat-lompat,
nyambung ngga nyambung, biarin aja. Yang penting mengalir saja, dan semua itu
mengungkap perasaan Anda yang sedalam-dalamnya.
Dengan
menuliskan sebebas-bebasnya, seorang klien dapat mengalami kepuasan batin
karena berhasil mencurahkan perasaannya. Pada tahap ini, kadang Anda merasa
cukup sehingga tidak perlu melanjutkan ke sesi berikutnya.
Oh,
tunggu dulu. Untuk sesi saya, saya tambahkan dua hal lagi yang perlu Anda
tulis. Dengan jumlah kata dan kalimat yang hampir sama, tuliskan
sebanyak-banyaknya hal apa saja yang
Anda syukuri. Dari yang paling besar sampai paling
kecil sekalipun. Dari soal Anda memenangkan perlombaan, sampai hanya mensyukuri
nikmatnya bernapas.
Setidaknya
dengan mensyukuri, Anda belajar untuk melihat diri Anda sendiri secara lebih
positif dan optimis. Karena
dengan bersyukur, makin sadar ternyata banyak kenikmatan yang luput oleh kita
akibat terlalu banyak mengeluh.
Yang
kedua adalah, tuliskan kembali yang pertama (yakni perasaan negatif Anda), lalu
rangkai dengan yang kedua (yakni rasa syukur Anda).
Cara
merangkainya adalah seperti ini..
“Ya
Allah, meskipun saya merasa (tulis yang pertama), namun saya tetap bersyukur
karena Engkau anugerahi (tulis yang kedua). Terimakasih ya Allah, hidup yang
Engkau berikan sungguh luar biasa..”
Lakukan
tiap sebelum tidur. Bersihkan semua sampah emosi Anda sebelum tidur. Karena
apapun yang masih tersimpan dalam bawah sadar Anda, pasti akan diendapkan dan
diikat permanen ketika Anda tidur.
Karena
itu, mari bersih-bersih emosi, yaa..
Nah,
selamat mencoba!
…
.
Demikianlah
ulasan tentang emotional
hijacking, dan beberapa tips praktis untuk
melepaskan diri darinya. Melepaskan diri dari emotional hijacking sama dengan
melepas handbrake (rem tangan) sebelum mobil Anda melaju.
Setelah handbrake Anda lepas, maka saatnyalah untuk injak pedal gas
sekuat tenaga! Inilah saatnya Anda mengoptimalkan Unlimited Intelligence yang Anda punyai, yang sudah Allah anugerahi untuk
kita!
Sekali
lagi..
Ketika Anda mampu mengatasi emotional
hijacking, maka unlimited intelligence Anda secara otomatis akan
dibangkitkan, seiring dengan makin terbukanya area 3 “Mundus
Intellectualis”. Inilah Unlimited Intelligence yang
sebenarnya.
Teori
sederhana tentang Unlimited
Intelligence ada di tulisan sebelum ini, yakni di sini. Sementara
trik praktis untuk mengoptimalkan kerjanya ada di tulisan sesudahnya. Stay tuned terus, ya!
Then
so, tak ada guna jika ilmu tidak dipraktekkan.
Semoga
bermanfaat, dan.. Selamat berpraktek!
Daftar
Pustaka
http://katakatasukasuka.me/2012/01/03/hipnosis-4-membebaskan-diri-dari-emotional-hijacking/#more-1818











0 komentar:
Posting Komentar